This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 29 Desember 2020

Lokasi Syuting Drama Crash Landing On You

     Crash Landing On You tidak syuting di Korea Utara. Ya walau cerita utama dari drama ini adalah tentang bagaimana seorang perempuan Korea Selatan (Yoon Se-ri, dibintangi oleh Song Ye-Jin) terdampar di Korea Utara dan berusaha untuk pulang dengan bantuan seorang tentara Korea Utara bernama Ri Jeong Hyuk yang diperankan oleh Hyunbin, drama ini tidak benar benar syuting di Korea Utara.

    Hal ini dikarenakan situasi geopolitik semenanjung korea yang belum bersahabat. Sebagai gantinya, syuting untuk cerita dengan latar belakang Korea Utara terjadi di Korea Selatan.


1. Cheongsan Arboretum


    Kebun Raya Cheongsan merupakan salah satu tempat syuting 'Crash Landing On You' yang bisa dikunjungi.  Cheongsan Arboretum terletak di 70, Yeonkkot-gil, Nam-myeon, Taean-gun, Chungcheongnam-do, Korea Selatan.

    Adega disini adalah ketika Ri Jeong Hyeok dan Yoon Se Ri sedang berboncengan di atas sepeda dengan romantis melewati jajaran pepohonan yang ditata rapi.

2.Hutan Seougwipo


    Hutan lebat yang dipenuhi pepohonan ini menyegarkan energi dan pikiranmu lagi. Di Hutan Penyembuhan Seougwipo, diisi dengan tanaman yang terawat baik yang asli dari Pulau Jeju. Selain itu hawanya juga sejuh dan dapat menenangkan pikiran.

    Seogwipo Healing Forest berada di Hogeun-dong, Seogwipo-si, Jeju-do, Korea Selatan.

3. Wolfgang Steak House



    Restoran mewah yang berada di kawasan Gangnam ini menjadi tempat adegan makan malam di 'Crash Landing On You'. Wolfgang Steakhouse berada di  21, Seolleung-ro 152-gil Gangnam-gu, Seoul, Korea Selatan.

Baca juga : Spot Kuliner yang Wajib Disinggahi Jika ke Seoul dan Busan

4. Tangeum Lake Rainbow bridge


    Jembatan yang menjadi salah satu ikon Chungju ini menjadi lokasi syuting Crash Landing On You. Di mana terdapat adegan pasangan Seo Dan, yang diperankan oleh aktris Seo Ji Hye, dan Gu Seung Joon, diperankan oleh aktor Kim Jung Hyun, mengakui perasaan mereka satu sama lain.

    Tangeum Lake Rainbow Bridge terletak di Tapjeongan-gil, Jungangtap-myeon, Chungju, Chungcheongbuk-do, Korea Selatan.

5. Pocheon Hantan River Sky Bridge


    Dalam Pocheon Hantan River Sky Bridge adegan yang selalu terngiang adalah saat Hyun Bin dan Son Ye Jin menyadari bahwa mereka berdua telah ditakdirkan untuk bersama, lama sebelum mereka kenal. 

     Jembatan yang dibuka pada 13 Mei 2018, terletak di desa Daehoesan di Kotapraja Yeongbuk Pocheon Provinsi Gyeonggi.

6. Seonyeo Rock Beach



Lokasi ini ada dalam agedan di mana Hyun Bin tiba setelah merangkak melalui terowongan bawah tanah yang menghubungkan Korea Utara ke Korea Selatan terletak di Kota Incheon. Ia pun terlihat menyusuri garis pantai. Pantai ini terkenal karena ada tebing batu yang menjulang tinggi. Pantai berpasir putih ini  diapit oleh kedua sisi dengan batu. Ketika air pasang turun di siang hari, seseorang dapat melompat-lompat dan bermain-main di sekitar batu-batu ini. Atau seperti penduduk setempat, mengambil tas dan tongkat dan berburu di sekitar batu untuk mencari kepiting, ikan, kerang dan makanan laut lainnya. 

7. Binae Island


    Binae Island adalah lokasi syuting untuk adegan piknik Crash Landing On You. Pulau ini beradadi provinsi Chungcheong-do, dan memangmerupakan tempat camping terkenal di area barat Korea Selatan.


Senin, 28 Desember 2020

5 Festival Bunga Romantis Saat Musim Semi di Korea Selatan

     Setiap negara punya festival seru yang diadakan setiap tahunnya. Namun tidak semua negara punya festival bunga musim semi romantis seperti yang banyak digelar Korea Selatan setiap tahunnya.

    Musim semi yang biasanya jatuh pada pengujung Maret hingga awal Mei, sering dianggap waktu yang paling tepat untuk berkunjung ke Korea bersama pasangan. Sebab pada musim semi di Korea Selatan, wisatawan dapat menyaksikan berbagai festival bunga musim semi seperti di bawah ini:

Baca juga: Lokasi Syuting Drama Crash Landing On You


1. Festival Bunga Yuchae di Sungai Changnyeong (Canola)


    Festival Bunga Yuchae merupakan acara rutin yang digelar setiap pertengahan April sampai akhir April di Kompleks Bunga Yuchae Namji & Taman Olahraga Namji.
    Selain dapat menikmati hamparan bunga yuchae berwarna kuning yang bermekaran di sepanjang tepi sungai Changnyeong, festival ini juga menawarkan berbagai kegiatan seru seperti pameran hasil bumi dan produk khas daerah, edukasi berbagai produk, dan pameran lukisan-lukisan yang indah.
2. Festival Bunga Tulip di Everland (Tulip)
                                                                                    

   Everland menjadi tuan rumah bagi Festival Tulip untuk menandai awal musim semi Korea Selatan. Lebih dari 1,2 jutatulip dalam 100 variasi yang berbedaseperti apeldom, Synaeda biru, dan Pink diamond akan dipajang di festival yang diadakan setiap bulan april ini.
    Dengan luas area festival tulip 1.9 km, para pengunjung dapat menemukan banyak spot foto menarik untuk berfoto bersama bunga tulip dan menikmati wahana hiburan yang telah disediakan.
3. Festival Bunga Royal Azalea di Gunpo (Royal Azalea)
                    
                                                                                        

    Keindahan Kota Gunpo yang penuh dengan bunga azalea memang selalu menarik perhatian wisatawan. Hamparan bunga berwarna pink yang mempesona akan membuat hati siapa saja terpikat dan menjadi bersemangat saat melihatnya.
    Dilansir dari situs Korea Tourism Organization (KTO), setiap tahunnya, festival ini selalu mendapat respon yang positif dari wisatawan berbagai negara. Festival ini memberikan kenangan indah yang tak terlupakan bagi para pengunjung, khususnya wisatawan asing yang datang ke festival bunga yang tidak memungut biaya masuk ini.
4. Festival Jinhae Gunhangje
                             
 
    Tak hanya dipenuhi bunga-bunga sakura yang indah, selama Festival Jinhae Gunhangje berlangsung, ada berbagai program menarik yang dilangsungkan, termasuk acara pertunjukan seru seperti pertunjukan budaya dan pertunjukan militer.
    Menariknya lagi, selama periode festival yang diadakan di Jungwon dan Kota Jinhae ini, pengunjung juga dapat masuk ke Akademi Angkatan Laut dan Pusat Pangkalan Angkatan Laut Jinhae. Penasaran dengan acara unik ini, Chingudeul? Yuk datang ke Tongsin-dong, Jinhae-gu, Changwon-si, Gyeongsangnam-do. Tenang, festival bunga ini gratis!
5. Festival Cherry Blossom di Danau Seokchon
    Menikmati suhu musim semi Korea Selatan yang menyegarkan di pinggir danau bersama pasangan memang hal yang sangat menyenangkan. Beruntung, di Negara Ginseng ini ada festival cherry blossom yang diadakan di tepi Danau Seokchon.
    Festival ini menawarkan keindahan bunga sakura yang bermekaran di tengah kota Seoul. Selain itu, ada juga berbagai pertunjukan, pameran, dan kegiatan menarik lainnya yang akan dilangsungkan selama periode festival ini, seperti lomba fotografi, menggambar karikatur, dan melukis wajah. Festival ini tidak dipungut biaya, jadi jangan sampai lewatkan festival ini jika liburan musim semi di Korea Selatan ya, Chingudeul.
    Selain lima festival ini, ada festival bunga lainnya yang juga rutin digelar penduduk Korea Selatan setiap tahunnya seperti Festival Gwangyang International, Festival Gurye Sansuyu, Festival Cherry Blossom di Pasar Hwagae, dan masih banyak lagi.


Yeouido Hangang Park

 


    Pulau Yeouido yang dikenal begitu luas juga terkenal sebagai pusat pemerintahan dan bisnis di Seoul. Banyak kantor-kantor penting yang berdiri di Yeouido, seperti stasiun TV KBS, MBC, dan SBS, gedung Majelis Nasional (National Assembly), dan keduataan besar Indonesia pun juga ada di tempat ini. Dibalik gedung-gedung yang menjulang tinggi terdapat sebuah taman, yaitu Yeouido Hangang Park atau Taman Yeouido Hangang. Dengan dijadikan lokasi syuting dalam K-drama populer yang dibintangi Lee Min-ho dan Jun Ji-hyun berjudul “The Legend of the Blue Sea”, semakin menambah kepopuleran taman ini.

Taman Yeouido Hangang adalah taman besar di Seoul yang terkenal sebagai pusat ekologi, budaya, keuangan, dan politik. Di sini Anda akan menemukan taman hijau yang indah, gedung pemerintah, pusat keuangan, gedung perusahaan, dan stasiun penyiaran media. Taman ini menawarkan berbagai acara menarik sepanjang tahun: Festival Bunga Cherry di musim semi, yang Festival Kembang Api Dunia di musim gugur, konser, dan maraton. Terdapat daerah alami yang terawat baik seperti Bamseom dan Yeouido Saetgang Tributary memberikan kesempatan pengunjung untuk belajar tentang alam dan ekologi. Selain itu, berkat Proyek Pembangunan Hangang, taman penuh atraksi baru: Lapangan Cahaya Air, Air Mancur Pesisir, Pertunjungan Pesisir, Lapangan Festival, Jalanan Air Piano, Cahaya Air Terjun, Yacht Marina, dan banyak lagi. Disarankan untuk menyewa sepeda dan naik di sepanjang sungai. Ini memberi Anda udara segar dan Anda dapat menghilangkan stres Anda.

Baca juga: Pesona Sungai Han Seoul

Tema dari taman ini dibagi menjadi 4 yaitu:

  • Grass square yang terkenal akan bukit yang rendah dengan lapangan rumput dan di dekatnya ada pepohonan yang menggambarkan perubahan musim.
  • Culture Square tempat diadakannya pertunjukan budaya.
  • The Traditional Korean Forest (hutan tradisional Korea) di mana terdapat paviliun segi delapan dan kolam dan hanya terdapat tanaman/pohon tradisional.
  • Nature’s Ecosystem Forest (ekosistem hutan alam) di mana pengunjung dapat mengamati dan belajar tentang ekosistem alam, karena di tempat ini terdapat daerah hutan, daerah padang rumput, daerah permukaan air, dan rawa.
Girls' Generation forest


Di seluruh taman, ada hutan kecil yang dinamai bintang K-pop seperti Girls ‘Generation. Fans menyumbangkan dana yang digunakan untuk membeli pohon dan membangun hutan. Fans of Girls ‘Generation menyumbang untuk memperingati ulang tahun ke 6 debut grup dan ada pohon yang diberi nama setelah masing-masing anggota grup. Ini bagian yang bagus dari taman dan pengunjung dapat menikmati alam dan Sungai Hangang selama kunjungan.


Taman Yeouido Hangang dijuluki Skyline of Seoul



Berjalan di sepanjang Sungai Hangang yang tenang, kita harus melihat cakrawala kota Seoul yang indah. Di seberang sungai, kami juga melihat Menara Seoul N yang megah terletak di puncak gunung Namsan. Bonus tambahan dari taman ini adalah bahwa dari Taman Yeouido Hangang, Gunung Bukhan terlihat di latar belakang. Tidak hanya itu terlihat, tetapi juga dibingkai dengan baik di belakang Menara Seoul N. Pemandangan luar biasa ini berkat lokasi pusat taman di Seoul. Ini menempati pantai utara Yeouido, sebuah pulau yang sangat populer di Sungai Han.

Beberapa Festival di Taman Yeouido Hangang
  • Festival Bunga Musim Semi Yeouido



Dua Pohon Besar Cherry BlossomEvan dan Raevian di bawah Pohon Cherry BlossomRaevian berpose dengan Cherry Blossom TreesEvan dan Raevian di Yunjunro Road dengan Cherry Blossom TreesRaevian di Taman Yeouido HangangYunjunro RoadBunga Ceri Cantik MenutupTembakan Close-up Bunga Sakura Kami mengunjungi di Musim Semi, jadi kami tahu kami harus pergi ke Taman Yeouido Hangang untuk bersenang-senang di Festival Bunga Musim Semi Yeongdeungpo Yeouido tahunan. Kita harus melihat ribuan bunga sakura yang indah mekar penuh di sepanjang Yunjunro Road. Bunga sakura berbaris di kedua sisi jalan kecil sekitar 6 km, dan cukup indah untuk dilihat. Selain bunga sakura, ada juga banyak bunga cantik lainnya yang bermekaran seperti spireas, azalea, dan forsythias. Bunga sakura biasanya mekar penuh sekitar awal April. Anda dapat mencari di google untuk mengetahui tanggal yang tepat.

  • Festival Kembang Api Internasional Seoul



Selain festival bunga sakura di musim semi, Yeouido Hangang Park juga terkenal dengan Seoul International Fireworks Festival in Fall. Ini adalah pertunjukan megah dari kembang api yang berwarna-warni oleh ahli kembang api dari Korea Selatan dan asing. Ada juga acara dan pertunjukan lainnya yang sedang berlangsung.

Yeouido Hangang Park I Seoul U, Landmark Dari Taman Yeouido Hangang



I • Seoul • U sign kini berada di lokasi yang sangat fotografis di Taman Hangang Yeouido. Terletak di tengah taman, tanda I • Seoul • U sudah menjadi tempat yang populer bagi wisatawan dan warga Seoul untuk berfoto ria sambil melewati situs. Pengunjung dapat bersantai dengan teman-teman atau memanfaatkan fasilitas rekreasi Taman Yeouido Hangang yang luas, serta 63 City di dekatnya, IFC Mall dan Taman Yeouido, karenanya, berjalan-jalan di kawasan bisnis ini, yang secara lokal dikenal sebagai Manhattan Seoul.


Minggu, 27 Desember 2020

Seullo 7017, Skygarden


        Seoullo 7017, juga dikenal sebagai Seoul Skygarden atau Skypark, adalah taman linear yang ditinggikan di Seoul, dibangun di atas bekas jalan layang. Jalan setapak, yang  dilapisi dengan 24.000 tanaman, mirip dengan High Line Kota New York.         

        Setiap siang dan malam, ribuan orang menyempatkan hadir di sini. Mereka membawa anak dan saudara. Bermain sambil ngopi atau sekedar goyang kaki melihat keramaian pusat Kota Seoul yang tidak pernah tidur. Maklumlah di sekeliling Seullo ini dapat dinikmati beberapa peninggalan sejarah masa lalu.

        Seoullo sebenarnya adalah jalan layang tahun 1970 yang sudah tidak layak pakai karena konstruksinya tidak lagi mampu menopang lalu lintas kendaraan yang makin meruyak. Dengan cerdiknya, jalan ini tidak dirobohkan, melainkan dijadikan tempat jalan kaki (pedestrian) hijau yang sangat manusiawi. Dengan konsep terlahir kembali, taman sulapan ini diresmikan tahun ini. Itulah makna Seullo 7017

        Dari ujung ke ujung, taman ini hanya kisaran 2.500 langkah saja, atau kurang lebih dua kilometer. Diawali dengan jalan menanjak lalu berada di atas berbagai jalan raya adalah pusat keramaian, di sela-sela gedung bertingkat, dan akhirnya di bagian ujung pecah menjadi tiga bagian.

        Ada nuansa yang berbeda ketika menanjak dan di atas eks jalan layang. Awalnya seolah pejalan kaki berada di tengah gedung-gedung modern, namun tak lama kemudian berada di tengah 'kebun' yang dikelilingi kota tua yang antik.



        Sepanjang jala layang terdapat 645 pot tanaman lengkap dengan namanya, mulai pohon cabe hingga bonsai unik. Ada kolam buatan, air mancur, tempat bermain anak-anak, penjualan suvenir dan semua terkoneksi dengan aneka macam kafe. Di sini pun sering ada atraksi kultural yang memanjakan para pejalan kaki.

        Dari atas Seoullo, setidaknya bisa lumayan dinikmati 8 obyek wisata kuno. Mulai dari stasiun kota, Gerbang Sungnyemun, Gereja Yakhyun, hingga Son Kee Chung Memorial Hall. Jalan kaki di Seullo 7017 sambil menikmati lingkungannya bisa menghabiskan waktu tidak kurang dari dua jam.

Haneul Park, Taman Ilalang di Seoul

         Biasanya taman-taman yang indah berada di dataran yang rendah tetapi tidak dengan Haneul Park, taman cantik di Seoul ini  terletak di ketinggian. Haneul Park dikenal juga dengan nama Sky Park karena kata haneul dalam bahasa Inggris berarti sky (langit). Dinamakan demikian karena fakta bahwa pengunjung akan dapat melihat langit yang cerah dari sana. Terutama selama musim gugur, banyak yang akan pergi ke sana untuk menikmati pemandangan menakjubkan. Biasanya pada bulan Oktober, rumput perak dan muhly pink akan mekar penuh. Juga dikenal sebagai ‘Festival Rumput Perak’, banyak fotografer yang juga akan ke sana untuk menangkap momen-momen menakjubkan.

Menurut situs resminya, Haneul Park adalah taman paling populer yang terletak di World Cup Park yang dibangun untuk memperingati Piala Dunia ke-17. Dulunya, tempat tersebut adalah TPA yang akhirnya memuncaki kapasitasnya pada tahun 1993. Sejak itu, pemerintah memutuskan untuk mengubahnya menjadi daerah ekologi yang dinikmati banyak orang.

Keindahan Haneul Park sering juga dijadikan tempat untuk jalan-jalan romantis para pasangan di luar sana. Nggak heran kalau tempat ini kerap dijadikan lokasi syuting drama Korea dan menjadi latar beberapa adegan romantis. Sebut saja drama Go Back Couple, Manhole, Another Miss Oh pernah lakukan syuting di sana.

Baca juga: Yeouido Hangang Park


Lokasi

Buat yang penasaran di mana lokasinya, Haneul Park berada di 481-72 Sangam-dong, Mapo-gu, Seoul, atau kamu bisa menemukannya melalui Google map di bawah ini.

Sabtu, 26 Desember 2020

Menikmati Malam di Naksan Park

        


        Naksan Park merupakan salah satu tempat terbaik bagi kamu yang ingin menikmati keindahan malam hari sembari berjalan di sepanjang Tembok Kota Seoul. Naksan Park memang tersohor sebagai objek wisata yang memiliki pemandangan malam menakjubkan. 

Tempat wisata ini terletak di situs sejarah dilindungi. Meskipun demikian, Naksan Park tetap menjadi tempat berlibur menarik bagi warga lokal maupun internasional.

Baca juga : Haneul Park Taman Ilalang di Seoul

Jika kamu ingin menikmati keindahan malam di tempat ini, sebaiknya datang pada saat musim semi atau musin gugur. Bukan tanpa alasan, pada musim tersebut Naksan Park akan memberikan pesona keeksotisan Seoul malam hari yang lebih dari biasanya.

Bonusnya, kamu bisa menjadikan Naksan Park sebagai salah satu tempat merayakan hari spesial. Suasana yang sangat romantis dan ditemani dengan terangnya cahaya bulan, Naksan Park sangat cocok untuk dijadikan destinasi liburan kalian bersama orang terkasih.

Ihwa Mural Village Seoul

        


         Kalau Busan punya Gamcheon Culture Village, Seoul juga punya Ihwa Mural Village. Desa ini juga tak kalah menarik lho cingu, desa yang dipenuhi dengan mural-mural cantik penuh warna. Ihwa Mural Village juga memiliki nama lain, yaitu daldongnae yang artinya 'moon village' atau 'desa bulan''. Karena desa ini berada di perbukitan, serta menawarkan pemandangan bulan yang indah di malam hari.

Destinasi wisata yang satu ini cocok banget untuk kamu yang ingin berburu spot foto Instagramble di Seoul. Menariknya lagi, setiap sudut di desa ini dipenuhi oleh gambar mural yang artistik. Wow keren ya cingu.

Sejarah Ihwa Mural Village


Saat perang Korea pada tahun 1950-an, desa ini sangat kumuh dan dihuni oleh para pengungsi yang tidak bisa tinggal di tempat yang layak.

Penduduk terpaksa tinggal di pemukiman yang kumuh, di mana makanan dan air sangat sulit didapat dan terbatas.

Lima dekade setelah perang, kehidupan para penduduk di Seoul pun mulai meningkat seiring perbaikan ekonomi. Para penduduk di Desa Ihwa secara perlahan meninggalkan desa tersebut untuk mencari peruntungan baru di Seoul.

Kemudian pada 2006, pemerintah setempat memiliki inisiatif mengubah kehidupan di Desa Ihwa.

Menteri Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Seoul meluncurkan proyek yang bernama 'Art in City Project'. Pada proyek tersebut, Desa Ihwa disulap dengan berbagai mural indah yang memenuhi setiap sudut kota.
Bekerja sama dengan puluhan seniman Korea Selatan, mural-mural digambar dengan berbagai bentuk, seperti kartun, binatang, dan berbagai gambar lainnya.
Ihwa Mural Village pun menjadi desa pertama yang menginspirasi berbagai desa lainnya untuk menggunakan seni agar menarik wisatawan. Termasuk Gamcheon Cultural Village di Busan yang pernah dikunjungi Presiden Jokowi.
Kini, Ihwa Mural Village jadi destinasi favorit wisatawan yang suka spot foto Instagramable. Sebab, tak sulit menemukan berbagai spot foto dengan mural yang berbeda-beda.
                                
Bahkan, Ihwa Mural Village pernah menjadi lokasi syuting KDrama 'Encounter', 'Goblin', 'Are You Human?', dan lain sebagainya.

Kamis, 24 Desember 2020

Hongdae Street, Tempat Nongkrong Anak Muda di Seoul


 

        Hongdae adalah sebuah wilayah di Seoul, Korea Selatan dekat Universitas Hongik. Daerah ini terletak di Mapo-gu di ujung barat Seoul, membentang dari Seogyo-dong ke Hapjeong-dong. Hongdae merupakan tempat yang dikenal dengan suasana yang muda dan romantis, budaya underground, dan kebebasan mengekspresikan diri. Kafe unik, live kafe dan klub, pasar seni, toko-toko aksesoris, galeri yang nyaman, toko-toko fashion, dan restoran gourmet yang membuat tempat ini menjadi populer sebagai tempat hang-out untuk anak muda setempat dan juga tempat ini menarik untuk berjalan-jalan.

Baca juga: Insadong Street Objek Wisata Pasar Jalanan Seoul

Sejarah Hongdae

        Di bawah pengaruh Universitas Hongik (Hongdae) yang terkenal dengan sekolah seni prestisiusnya, lingkungan ini dibangun di atas dasar jiwa artistik sejak tahun 1990-an. Pada hari-hari awal, berkat sewa murah saat itu, musisi beranggaran rendah dan seniman jalanan mulai pindah ke ateliers di daerah Hongdae. Banyak yang kini telah berubah menjadi kafe atau tempat musik live dan daerah tersebut memiliki reputasi sebagai kiblat seni kota dan budaya klub bawah tanah.

Karakteristik Dari Hongdae



        Daerah Hongdae dikenal sebagai kafe dan area kehidupan malam yang trendi untuk para muda-mudi juga siswa, ada banyak bar dan klub malam. Hongdae juga terkenal dengan adegan indie, seni jalanan kota, dan musisi bawah tanah. Banyak band terkenal seperti Jaurim, Crying Nut dan Peppertones berasal dari jalan ini dan mulai sebagai band indie. Area ini menyediakan festival dan pertunjukan seni jalanan, serta konser musik oleh seniman independen dan penghibur arus utama.

        Seperti daerah metropolitan multi-budaya lainnya, Jalan Hongdae sedang mengalami gentrifikasi. Namun, terlepas dari ledakan baru-baru ini dari toko-toko merek kelas atas yang mendorong para seniman untuk bergerak ke arah selatan dekat Stasiun Hapjeong, jalan itu masih menikmati reputasi sebagai tempat utama kota bagi para musisi indie. Banyak tempat dan festival musik langsung menarik perhatian banyak pengunjung. YG Entertainment, agensi K-pop utama juga terletak di dekat jalan.

        Selain budaya seni indie, Hongdae juga merupakan rumah bagi kios pakaian independen dan toko-toko vintage. Selain itu, ada kafe tema kitsch dan eklektik untuk karakter dan hewan peliharaan. Pada 2016, Hongdae menduduki peringkat salah satu lingkungan paling unik di dunia.

        Tempat di Hongdae yang paling banyak dikunjungi wisatawan adalah Hongdae Playground, tempat bermain anak-anak yang juga terkenal akan street marketnya. Karena daya tariknya, area ini juga sering digunakan sebagai lokasi syuting. Hongdae juga terkenal dengan acara street show yang biasa digelar oleh mahasiswa Hongik, ada jamming, street dancer, sampai street market yang menjual barang-barang unik dan kreatif.

Gamcheon Culture Village Busan



        Gamcheon Culture Village. merupakan sebuah desa budaya yang berada di Busan Korea Selatan. Letaknya yang dekat dengan laut, membuat pesona kota ini mungkin sangat kuat dengan atmosfer lautan. Para pecinta drama Korea atau serial Korea, pasti sudah tau dimana Kota ini berada. Karena kota ini menjadi spot yang sangat cocok saat membuat film serial atau film drama Korea.


Baca juga: Bukcheon Hanok Village


Sejarah Gamcheon Culture Village

        Desa Budaya Gamcheon berada di kaki gunung, penuh dengan warna-warni. Pada zaman dahulu semasa perang Korea, Busan merupakan kota tempat para pengungsi melarikan diri. Dengan begitu pengungsi yang ada disini membangun desa yang bernama Gamcheon Culture Village sejak 1950. 

        Desa ini tadinya kampung yang kumuh di Busan, Sudah kumuh, lokasinya pun sulit dijangkau. Sampai kemudian desa ini berbenah, ditata, diberdayakan. Hingga sekarang wisatawan ramai berkunjung di desa ini. Rencana tersebut memiliki tujuan untuk mengubah desa menjadi komunitas kreatif yang dijalankan oleh penduduk, seniman, dan kantor administrasi setempat. Dengan kerja sama mereka telah mengubah Gamcheon menjadi tempat yang penuh warna. 

        Saat berada di desa ini, kalian bisa menikmati banyak beberapa hal yang menarik dan kalian bisa menikmati fasilitas yang ada desa sana. Apa saja fasilitas yang ada di sana? Tidak perlu khawatir karena ada beberapa fasilitas yang bisa kalian nikmati. Mulai dari sky rooftop yang bisa kalian gunakan untuk berfoto dan juga melihat keindahan desa Gamcheon Culture Village ini. Selain itu juga ada beberapa toko seni yang bisa kalian kunjungi untuk membeli beberapa souvenir. Disana juga ada museum kecil yang akan membahas dan mengulas desa ini. Jika kamu ingin mencicipi kuliner di desa ini tidak perlu khawatir karena disana banyak sekali penjual makan. Mulai dari jajanan street food, cafe, restaurant yang menyajikan berbagai makanan khas Korea yang bisa kamu temukan di desa ini.


Hal Menarik yang Harus Dikunjungi

        Ketika kalian berkunjung ke Desa Budaya Gamcheon, kalian bisa menikmati beberapa hal menarik. Saat tiba di Halte bus Desa Gamcheon, ada dua jalur pintu masuk ke desa ini. Jalur yang utama berada pas mengarah ke pusat informasi. Jika kalian lewat jalur nya  akan menemukan cafe dan rute ke pusat Gamcheon Culture Village. Pada jalur ini kalian akan melewati anak tangga warna-warni dengan lukisan keren.

        Jalur pintu masuk kedua berada sebelah utara. Dengan melewati jalur kedua kamu akan langsung menemukan tempat-tempat terkenal seperti Little Prince, Love Locks, Library Stairs, Socks Shop, dan lain-lain.

Pesona Sungai Han Seoul


    Sungai Han di Korea Selatan bukan hanya sekadar sungai. Tempat ini sudah jadi salah satu destinasi favorit wisatawan dengan banyak sekali aktivitas seru.

    Sungai Han merupakan salah satu sungai besar yang ada di Korea Selatan. Sungai ini terbentuk akibat pertemuan dari Sungai Namhan (Selatan) dan Bukhan (Utara) yang mengalir melewati Seoul dan berakhir di Sungai Imjin menuju ke Laut Kuning. Meskipun hanya sebuah sungai, tetapi Sungai Han atau yang dalam Bahasa Korea disebut Han Gang ini menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan lho cingu.

    Ada banyak kegiatan yang biasa dilakukan oleh wisatawan di Sungai Han ini, seperti piknik di taman-taman cantik sekitar sungai, jogging, bersepeda dipinggir sungai, hingga berkemah jika akhir pekan tiba. Teman-teman yang sering menonton drama Korea, pasti tidak asing lagi dengan tempat ini. Karena, Sungai Han di Korea Selatan ini sering menjadi lokasi syuting film Korea.

    Wisata Sungai Han sudah bukan hal baru lagi bagi masyakakat Korea Selatan. Sebab, sungai ini termasuk sebagai salah satu objek yang sangat pentiing bagi masyakarat Korea Selatan. Bukan hanya sebagai membelah kota saja, tetapi sungai ini juga menjadi tempat rekreasi bagi masyarakat dan juga wisatawan asing.

Baca juga : Banpo Bridge



    Selain itu, sungai Han ini juga memiliki pesona yang sangat romantis di malam hari. Jangan heran jika teman-teman mengujungi Sungai ini ketika malam hari, banyak pasangan kekasih yang menghabiskan malam di tepi sungai. Anda juga bisa menikmati keindahan dari lampu hias warna-warni dan air mancur dari jembatan yang membelah sungai. Bahkan di waktu tertentu sering juga diadakan festival kembang api yang seakan-akan langit Korea Selatan sedang berpesta.


    Menikmati keindahan dari Sungai Han di Korea Selatan itu bukan hanya dari pinggir sungai saja. Anda juga bisa menikmatinya secara langsung dengan menaiki kapal pesiar atau yang sering disebut Hangang River Ferry Cruise. Kapal ini akan melayani wisatawan setiap hari mulai sore hingga malam hari. Anda bisa langsung menuju dermaganya di Jalan 290 Yeouidong-ro, Yeongdeungpo-gu, Seoul. Anda akan diajak berkeliling kota Seoul dengan menyelusuri keindahan Sungai Hai selama 1 jam.



    Wow, ternyata sungai juga memiliki pesona yang luar biasa aja. Pantas saja sungai Han ini tidak pernah sepi dari wisatawan karena banyak sekali kegiatan yang bisa dilakukan di sana ya cingu. Jika teman-teman ke Korea Selatan jangan lupa ke sungai Han yahh hehhe...